Dec 24, 2018

Sosiologi Ilmu Mempelajari Kemasyarakatan

Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). (Sumber Wikipedia)August Comte sekarang dikenal sebagai bapak sosiologi.

Ilmu Sosiologi

Sosiologi termasuk Ilmu Pengetahuan, sebab sosiologi memenuhi syarat;
  1. Empiris : Mengambil kesimpulan berdasarkan pengamatan di lapangan.
  2. Teoritis : Menyusun abstraksi (kesimpulan) dari hasil pengamatan.
  3. Kumulatif : Teori yang ada dikembangkan, diperbaiki, diperluas, dan diperdalam.
  4. Non-etis : tidak mempersoalkan baik buruknya fakta, namun menyajikan fakta apa adanya.

Definisi Sosiologi Menurut Para Ahli

1. Pitirim Sorokin
Sosiologi adalah ilmu yang menpelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antar aneka macam gejala sosial, antar gejala sosial dengan nonsosial, dan ciri-ciri umum semua jenis gejala sosial lain.


2. Max Weber
Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.

3. Paul B. Horton
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk pada kehidupan kelompok tersebut.

4. Selo soemarjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari tentang struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

5. Soerjono Soekanto
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.

6.William Kornblum
Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.

Metode Sosiologi

Sosiologi yang merupakan ilmu pengetahuan dalam prakteknya menggunakan metode-metode sebagai berikut;

1. Metode Kualitatif, mengutamakan bahan atau hasil pengamatan yang sulit diukur dengan angka-angka meskipun kejadian itu nyata di masyarakat, yang termasuk metode ini adalah;
  1. Metode Historis, yaitu metode pengamatan yang menganalisis peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip umum.
  2. Metode Komparatif, yaitu metode pengamatan dengan membandingkan antara berbagai macam masyarakat serta bidangnya untuk mendapatkan perbedaan dan persamaan sebagai petunjuk tentang perilaku suatu masyarakat.
  3. Metode Studi Kasus, yaitu metode pengamatan tentang suatu keadaa, kelompok, masyarakat setempat, lembaga-lembaga, maupun individu-individu. Alat yang digunakannya antara lain, interview, daftar pertanyaan (questioner), dan observasi (pengamatan secara langsung).
2. Metode Kuantitatif, dalam metode ini peneliti mengutamakan bahan-bahan keterangan atau data penelitian dengan angka sehingga gejala-gejala yang akan diteliti dapat diukur.
  1. Metode Deduktif, yaitu metode yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang khusus.
  2. Metode Induktif, yaitu metode yang mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum.
  3. Metode Empiris, yaitu sebuah metode yang mengutamakan keadaan nyata di masyarakat.
  4. Metode Rasional, yatu metode yang mengutamakan penalaran dan logika akal sehat.
  5. Metode Fungsional, yaitu metode yang digunakan untuk menilai kegunaan lembaga sosial masyarakat dan struktur sosialnya.
Kesimpulannya Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari geja-gejala yang terjadi pada masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu, baik untuk kepentingan masyarakat yang diteliti maupun hanya untuk kepentingan peneliti.

0 komentar

Post a Comment