5 Hal Penting Agar Website Ramah Tamu

5 Hal Penting Agar Penampilan Website Ramah Tamu | Ketika pengunjung datang ke website [blog], mereka benar-benar memperhatikan desai blog anda. Meskipun artikel blog anda berisi pembahasan yang berkualitas nan orijinal, tapi mata tetaplah mata. Mata suka dimanjakan oleh sesuatu yang nyaman, begitu juga mata kita yang ingin dimanjakan oleh penampilan website.

Website Ramah Tamu

1.  Lebih Baik Tidak Menggunakan Halaman Splash

Halaman Splash adalah halaman pertama yang biasa terlihat lihat ketika kita masuk sebuah website. Halam ini biasanya memiliki gambar yang sangat indah dengan kata-kata seperti "Selamat Datang"atau "Klick di sini untuk masuk".

Pada kenyataannya, banyak orang yang tidak suka bertel-tele dengan "Pintu Gerbang" ini. Seberapapun indahnya kebanyakan kita tidak begitu suka untuk sediki-sedikit minta di klik untuk lanjut.

2.  Jangan Lagi Pasang Banner Iklan Berlebihan

Kasus ini mirip seperti "pintu Gerbang" di atas, bahkan kadang lebih mengganggu. Cobalah untuk memasang banner yang proporsional / secukupnya. Jangan sampai pengunjung yang tertarik membaca artikel anda berbalik sebal karena banyaknya banner iklan menggangu fokus baca. Apalagi iklan popup dengan jarak durasi yang begitu pendek. Dikit-dikit crot, dikit-dikit crot. 😀

Biarkan pengunjung merasa bahwa mereka ingin membeli produk / menggunakan layanan jasa yang anda iklankan bukan didorong [cenderung memaksakan] oleh anda untuk membeli.

3. Navigasi Sederhana Dan Jelas Alias Kompak

Kita harus menyediakan menu navigasi yang sederhana dan sangat mudah sehingga bahkan seseorang lansia yang gagap teknologi akan tahu bagaimana cara mengikuti petunjuk serta paham cara menggunakannya.

Apalagi jika isi website [Blog] seputar pengetahuan umum. Jauhkanlah sesuatu yang rumit-rumit dari pengunjung, percayalah mereka hanya ingin membaca. Bukan ingin mempelajari warn-warni maupun gerak-gerik navigasi di blog kita.

4.  Memiliki Petunjuk Yang Jelas

Masih berkaitan deang Nomer 3, ketika pengunjung sedang asyik menyelami blog kita pastikan bahwa kita tidak membuatnya bingung. Pastikan bahwa kita sudah menempatkan petunjuk tentang artikel-artikel yang relevan untuk dibaca dalam kategori, misalnya. Kita harus yakin bahwa pemberian indikasi pada blog kita tidak membuat pengunjung tersesat di dalam yang berdampak pengunjung langsung klik tombol "Tutup."

5. Minimalkan Penggunaan Audio

Selain akan memperberat loading website, audio juga tidak begitu penting untuk pengunjung. Jika blog kita tidak mengulas perihal wacana musik yang lagi viral atau situs download mp3 sebaiknya kita tidak perlu menggunakan audio. Lagian sekarang sudah banyak situs untuk mendengarkan lagu di internet.

0 komentar