Mar 31, 2019

Menulis Meskipun Tema Artikel Sama

Blogger Harus Tetap Menulis Meskipun Tema Artikel Sama | Pernah gak sih anda kepikiran atau khawatir untuk menulis postingan hanya karena mengira orang di luar sana, di tempat antah brantah sudah menulis tema yang sama seperti tema artikel yang ingin anda tulis? Saya yakin pernah! saya sendiri sering kepikiran macam itu. Secara... blogger di dunia ini jumlahnya kan jutaan [mungkin]. 

Anda tidak ingin berhenti, anda hanya perlu beristirahat dan berharap datangnya inspirasi untuk dituangkan pada lembar postingan blog

Pastilah beberapa diantara kita mempunyai kemungkinan persamaan ide. Terlebih lagi jika wilayah yang ingin kita bahas adalah wilayah yang sangat sempit, misalnya kita ingin mengulas atau membahas perihal produk motor "Merek Shopliminal'', sekali lagi ini misal loh ya.

Yang namanya motor kan isinya ya itu-itu saja, CC sudah ada keterangannya, Bagian mesin sudah ada keteranganya, lalu anda akan "mendramatisir" sebelah mana?, berat.

Kemudian dengan alasan sekenario pemikiran di atas kita terpaksa harus menghentikan keinginan untuk menulis, menyerah, khawatir tidak ada yang membaca,---jangan dulu!

Harus Tetap Menulis Meskipun Tema Artikel Sama

Masih banyak alasan untuk kita tetap menulis kok. Hayuk mari kita tengok apa benar kita masih harus tetatp menulis.

1. Daya Ketertarikan Orang Berbeda-beda

Realitv, masing-masing kita, otak kita, mata kita mempunyai daya ketertarikan yang berbeda-beda. Gak usah rempong-rempong dalam memaknai teori relativ ini. Kita ambil contoh sederhana dalam kehidupan sehari- hari, wanita cantik belum tentu dapat pria yang tampan kok atau sebaliknya. Bukankah ini bukti bahwa daya ketertarikan kita pada sesuatu [objek] berbeda-beda. Setiap pembaca memiliki daya ketertarikan berbeda pada karya tulis.

2. Menemukan Kekurang Sempurnaan Artikel Kompetitor

Bukankah kita sudah sepakat bahwa manusia bukan makhluk yang sempurna, ini juga berlaku untuk hasil karya yang manusia ciptakan. Karyaku, karyamu, karya mereka tidak akan pernah sempurna. Dari teori ini kita bisa mencari celah ketidak sempurnaan artikel lain yang temanya sama dengan apa yang kita tulis. Baik dari sisi bahasa, gambar, maupun sisi lainnya.

3. Tujuan Menulis Bukan Hanya Untuk Dibaca Pengunjung

Belajar mengalihkan pemikiran bahwa sebagai seorang penulis [blogger] kita tidak berpikir bahwa karya tulis kita hanya untuk dibaca, "diakui". Tapi mari belajar mengalihkan sudut pandang bahwa menulis itu juga baik untuk suatu dan banyak hal lain, menulis itu membuat ingatan kita otomatis terlatih, kreatif, hasil tulisan akan membuat ringan memori otak kita dalam mengingat, menulis membuat kita semakin kaya kosa kata, istilah dan lain sebagainya.

4. Menulis Sebagai Latiahan Mencari Celah

Hal ini berkaitan dengan nomer 2, Iyah... jika orang lain bisa tertawa kenapa kita tidak mencari celah agar bisa tertawa [inspirasi dari lirik lagu bondan n fade2black]. Saya kira hal ini akan berdampak pada diri pribadi kita dalam menyiasati kehidupan, mengajari kita untuk lebih kaya dalam berimprovisasi.

5. Pemikiran Google Mempertimbangkan Letak Geografis

Untuk blogger ini berkaitan dengan SEO, pastilah ada kalanya karya tulis yang begitu apik tapi entah ada terdampar diurutan berapa dalam mesin pencari, sehingga karya tersebut malah jarang terbaca karena "terselip". Dan meskipun karya tersebut dapat terindeks dengan baik, kita masih percaya pada teori pada nomer 1.

Belum lagi "penalaran" google semakin sempit / memfokus, maksudnya begini;

Orang di Banda Aceh menulis satu tema yang sama dengan karya tulis orang di Magelang Propinsi Jawa Tengah, misalnya tentang ulasan Motor dengan kata kunci Motor dan "Merek Shopliminal".

Dan jika salah seorang pengguna internet mencari tema tersebut dari Kota Cilacap Jawa tengah, kemungkinan artikel yang ada di halaman awal mesin pencarian adalah artikel karya dari blogger Magelang Jawa Tengah. --Tentunya dengan trik "SEO Kewilayahan" yang bisa kita cari pelajarannya di internet.

Belum lagi fakta-fakta lain yang masih belum terungkap dan anda bisa mengungkapnya sendiri kemudian menambahkan sendiri sebagai motivasi agar anda tidak berfikir untuk berhenti menulis.

Nah sekarang apa benar anda akan berhenti menulis? Hanya karena khawatir artikel yang anda unggah akan berkemungkinan sama dengan beberapa artikel karya dari blogger lain? Silahkan berpikir ulang.

Anda tidak ingin berhenti, anda hanya perlu beristirahat dan berharap datangnya inspirasi untuk dituangkan pada lembar postingan blog.

0 komentar