Apr 3, 2019

Adsense Mitra Blogger Lebih Dari Sekedar Iklan

Ketika kerap berselancar di internet tapi sebelum mempunyai blog pribadi, aku tidak begitu terkesan dengan corak-carik iklan yang berseliweran. Malah kadang cenderung dongkol ketika iklan-iklan itu muncul sebagai popup yang menghalangi tulisan. Apalagi ketika artikel yang dibaca kebetulan adalah artikel pemahaman yang perlu konsentrasi visual penuh; misal membaca notasi.

Anehnya Adsense yang dahulu sempat aku benci kini mempunyai daya tarik

Di hari-hari kemudian aku tertarik membuat blog [kemudian saya membuat], menulis sesuatu yang aku yakini bahwa sebenarnya sudah banyak orang-orang di luar sana menulis artikel yang sama dengan tema artikel saya. Bagi aku pribadi memberi tahu orang yang sudah tahu adalah sebuah kekonyolan, guyonan yang tidak lucu sama sekali. Tapi brengzeknya, saya tetap tertarik untuk menulis.

Singkatnya, blog aku menghasilkan beberapa artikel yang secara ilmiah sebenarnya tidak layak disebut artikel.

Google Adsense Mitra Blogger Lebih Dari Sekedar Iklan

Kini aku bukan sekedar pembaca artikel-artikel blog, tapi aku menjadi penulis, penulis lepas selepas-lepasnya [gak ada yang menyuruh, gak ada yang membayar].

Ketika artikel sudah mencapai sekitar 40-an, otak saya mulai ngadat. Inspirasi benar-benar terhenti seakan semesta enggan untuk berbagi rahasia.

Singkat kisah, aku jenuh dan tidak tahu harus ngapain di blog, maka saya pun mulai berjalan-jalan [ BlogWalker,- istilah para blogger ] dan mendengar tentang isu Adsense, Si penyedia Iklan yang dahulu pernah membuat saya kesal sebab iklan popup-nya menghalangi kenikmatan visual saat membaca.

Dan dari hasil jalan-jalan inilah aku dengar Adsene dapat memberi kita "kenyamanan", uang. Uwoow... aku terkesan, serius. Ternyata Si Adsense yang pernah aku jutekin ini punya nama besar, terkenal.

Seperti para pemalu yang penasaran tentang seorang gadis, aku mulai menelusuri, mencari informasi perihal Adsense. Kadang-kadang saat berjalan-jalan daku meninggalkan jejak komentar [ mengajukan pertanyaan ], terkadang tidak sama sekali, bukan karena sudah paham dan tidak pengin bertanya tapi lebih karena saya tidak tahu apa yang harus saya tanyakan.😏

Dalam perjalanan-perjalanan wisata blog itu sendiri aku melihat banyak iklan Adsense di mana-mana, pada halaman blog mereka, sidabar, maupun footer. Anehnya Adsense yang dahulu sempat aku benci kini mempunyai daya tarik, selain kabar tentang uang, bagiku ada daya tarik visual yang berkesan mempunya nilai+ dari sisi tampilan blog. Dengan Adsense nempel di blog seolah-olah blog mereka berlabel keren dan seksi.

Lamaranku Ditolak Adsense

Ketika blog aku berisi 50 an artikel, jumlah yang lumayan banyak untuk level blogger otodidak - dan akan nampak sangat sedikit bagi para master.

Selagi inspirasi belum datang aku pikir ini waktu yang tepat untuk memulai hal-hal lain selain menulis, iyah... menyapa Adsense, PDKT.

Aku memberanikan diri untuk menyapa, melamar, mendaftar. Tapi apa daya lamaran ku tidak begitu menggoda. Adsense cuek-cuek saja. Enggak tahu kenapa , mungkin kurang syaratnya.

Hari bertambah hari artikelku belum bertambah, tetap saja di kisaran 50 an. Bolak-balik mengunjungi Adsense tapi tidak menghasilkan apapun. Kini Adsense yang dahulu sempat membuatku jengkel malah ingin aku temui [ mirip kebanyakan kisah klasik ].

Lamaran Diterima Adsense Saat Mulai Menyerah

Saya menyerah! Sepertinya aku mulai berpikir realistis tentang Adsense, aku mulai yakin bahwa Adsense itu sangat kaku, dia hanya akan menerima lamaran dari blog yang mempunyai ratusan artikel berkualitas nomer wahid.

Tapi keanehan masih berlaku pada kehidupan ini. Buktinya ketika aku mulai melupakan Adsense, tiba-tiba ada pemberitahuan perihal masalah lamaran ku yang bermasalah di meja Adsense. Adsense memberi tahu bahwa tidak seharusnya akun aku mengait ke akun Admob. [ hhadueh... Admob ] apa lagi ini?!!!

Dengan segenap rasa senang bahwa seseorang di Google Adsense sana memberi tanggapan atas lamaran saya, aku pun meluncur untuk memperbaiki kesalahan akun yang berkaitan dengan Admob.

Wuz..wuz... Aku kembali ke Kantor Adsense, aku Copy script kode-nya, dan iklan pun terpampang di blog. Kini aku merasa bahwa blogku sudah keren dan seksi seperti blog-blog tetangga sebelah.

Hingga artikel ini aku posting, aku belum begitu kepikiran tentang pendapatan, aku hanya sedang merasa keren dan seksi saja dengan adanya Adsense di blog.

Google Adsense Mitra Blogger Lebih Dari Sekedar Iklan, ada kesan tersirat padanya. Adsense, terima kasih.

0 komentar

Post a Comment