May 26, 2019

Istilah Umum Pada Lagu Atau Musik

Istilah- Istilah Pembawaan Muslik | Seperti hanya pembuatan karya-karya lainnya dalam sebuah lagu juga terdapat bagian-bagian. Bagian-bagian ini diberi nama pastinya bukan tanpa maksud. Bagian-bagian dalam lagu mempunyai istilah agar para pembawa lagu mempunyai pandangan yang sama terhadap maksud saat membawakan lagu.

Bagian-bagian dalam lagu mempunyai istilah agar para pembawa lagu mempunyai pandangan yang sama terhadap maksud saat membawakan lagu.

Meskipun bukan hal wajib, namun tetap saja merupakan sesuatu yang vital. Berikut adalah beberapa bagian yang terdapat dalam sebuah karya musik/ lagu yang sering digunakan secara umum.

1. Intro

Seperti arti dari kosa kata introduction yang dalam kamus berarti pengenalan/ perkenalan, begitu pula maknanya. Intro adalah bagian paling awal pada struktur lagu. Intro dalam musik modern biasanya/ cenderung berisikan genjrengan harmonisasi instrument-instrument musik yang kebanyakan juga menjadi pengiring isi/ verse sebuah lagu.

Namun juga demikian, hal ini tidaklah wajib dalam sebuah lagu, intro tidak salamanya berisi harmonisasi untuk pengiring verse dalam lagu tersebut. Bahkan banyak juga karya lagu yang tidak menggunakan intro alias langsung masuk verse atau masuk bagian-bagian lain dalam struktur sebuah lagu.

Karena sekali lagi, sebuah lagu juga merupakan karya seni dibuat bukan untuk "kaku-kakuan", karya seni adalah hal yang paling "bebas" dalam dunia ini. Meskipun ditulis unsur unsurnya, bukan berarti unsur ini menjadikan/ membuat kaku karya itu sendiri.

2. Verse

Verse yang dalam kamus berarti sajak, syair, pun demikian maknanya yang berisikan lirik pada lagu tersebut, pada umumnya sebuah verse memliki 2 sampai 4 versi verse. Dari verse inilah biasnya para audience mudah untuk "jatuh hati" saat mendengarkan sebuah karya lagu. Meskipun tak sekuat pengaruh reffrain verse tetap berpengearuh kuat terhadap pendengarnya.

3. Bridge

Jembatan, iya bridge yang akar katanya berarti jembatan memang dalam struktur lagu fungsinya adalah untuk menjembatani antara struktur lagu yang satu dengan yang lainnya. Misalnya dari intro ke verse, verse ke chorus dan lain-lain. Bridge ibarat toping dalam kue, mungkin kue itu sudah manis, tapi jadi lebih manis karena ada topingnya. Bukan yang utama tapi sering kali menentukan "wow" nya sebuah lagu.

4. Chorus

Chorus dalam kamus berarti ulangan lagu namun ke-dudukanya  dibawah reffrain. Dalam praktiknya chorus ini lebih mirip bridge yaitu sebagai jembatan, yang mana apabila bridge cendurung berisi harmonisasi alat musik, maka chorus adalah jembatan (biasanya) menuju bagian reffrain yang berisikan vokal. Banyak kasus dalam karya musik, dimana bridge dan chorus dimainkan secara bersama-sama.

5. Reffrain

Reffrain atau sering disingkat Reff, adalah ujung tombak dari lagu, klimaks dari lagu, inti dari lagu. Jika kamu ingin buktikan bahwa reff adalah ujung tombak sebuah lagu atau bukan, kamu hanya perlu menyimak sekelilingmu, bukankah kebanyakan orang hafal reff-nya dari pada verse-nya?. Selain menjadi inti, ujung tombak sebuah lagu. Reff ini biasanya diulang lebih banyak dari bagian-bagian struktur lainnya dari lagu.

7. Interlude

Interlude adalah bagian di tengah lagu yang fungsinya hampir sama dengan intro, pada interlude ini biasanya vokal berhenti, dan harmonisasi-harmonisasi instument musik beraksi semisal gitaris mengisinya dengan memainkan rangkaian melodi, dari hanya memainkan tempo, dinamika hingga melodi.

8. Outro

Jika kalian sudah paham tentang intro, maka sudah pasti paham apa itu outro. Ya, fungsinya adalah lawan dari intro. Outro adalah bagian penutup lagu. Sekalipun banyak versi ending-nya, misal model coda, fadeout dll, atau bahkan outro menggunakan intro tapi fungsi utama outro adalah menandakan penutup pada sebuah lagu.

0 komentar

Post a Comment